Gudang Ilmu Dan Tips Trik | Daftar Harga HP Terbaru 2014

Gudang Ilmu Dan Tips Trik | Daftar Harga | Harga Smartphone | Spesifikasi Handphone | Berita Terbaru

02 January 2012

Karapan Sapi Go To Internasional

Karapan Sapi Go To Internasional


Karapan Sapi, atau yang sering disebut orang madura kareben sapeh adalah sebuah acara khas yang dilaksanakan oleh orang madura yang sampai saat ini masih dilakukan. Biasanya acara ini dibuat lomba, dan biasanya dilaksanakan pada bulan Agustus atau September.


Karapan Sapi, Lomba Khas Orang Madura



Karapan Sapi ini adalah sebuah kegiatan adu cepat hewan peliharan sapi. Kegiatan ini biasanya melibatkan 2 sapi yang dijoki oleh seseorang yang disebut tongko. Tongko inilah yang akan mengendalikan gerak sapi pada Lomba Karapan Sapi yang biasanya lintasannya berjarak 100M.




 Biasany Pemilik Karapan Sapi ini merelakan sejumlah uangnya agar Sapi yang dilombakannya menang. Kenapa bisa begitu? Ya, karena Sapi-sapi ini dipelihara secara khusus, berbeda dengan sapi-sapi yang lain. Sapi untuk Karapan Sapi Madura ini diberi mulai dari vitamin, perawatan khusus, makanan yang sehat, dll. 

Bagi sebagian orang Madura orang yang menjuarai Karapan Sapi ini status sosialnya akan terangkat. Tak heran juga, bagi beberapa orang dimadura menjadikan Sapi mereka sebagai investasi selain emas. Jadi tak heran pula beberapa orang mengupayakan agar Sapi yang dilombakan agar menang.

Pengertian Karapan Sapi

Menurut Pak Dhe Wikipedia sih, artinya kurang lebih seperti ini.
Karapan sapi merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain. Trek pacuan tersebut biasanya sekitar 100 meter dan lomba pacuan dapat berlangsung sekitar sepuluh detik sampai satu menit. Beberapa kota di Madura menyelenggarakan karapan sapi pada bulan Agustus dan September setiap tahun, dengan pertandingan final pada akhir September atau Oktober di kota Pamekasan untuk memperebutkan Piala Bergilir Presiden.
Sapi Kerap pun memiliki pengertian sendiri, yang kurang lebihnya seperti ini.
Sapi kerap adalah sapi pilihan dengan ciri-ciri tertentu, yang antara lain berdada air artinya kecil ke bawah, berpunggung panjang, berkuku rapat, tegar tegak serta kokoh, berekor panjang dan gemuk. Pemeliharaan sapi kerap juga sangat berbeda dengan sapi biasa. Sapi kerap sangat diperhatikan masalah makannya, kesehatannya dan pada saat-saat tertentu diberi jamu. Biaya perawatan sapi kerap ini tidak sebanding dengan hadiah yang diperoleh bila menang, tetapi bagi pemiliknya merupakan kebanggaan tersendiri dan harga sapi kerap bisa sangat tinggi.



Macam-Macam Karapan Sapi



Ternyata, Karapan Sapi tidak hanya dilaksanakan 1 tahun sekali. Bahkan mungkin berkali-kali. Karena ternyata Karapan Sapi memiliki macamnya. Contohnya saja :Karapan Sapi Kecil, Karapan Sapi Besar, Karapan Sapi Undangan, Karapan Sapi Latihan, Karapan Sapi Karesidenan


Karapan Sapi Kecil atau kerap keni, diadakan pada tingkat kecamatan atau kewedanaan. Peserta karapan sapi kecil ini adalah warga dan sapi lokal dari daerah yang bersangkutan. Sapi kerap dari luar daerah tidak diperbolahkan turut serta. Jarak tempuh karapan sapi hanya 110 meter. Pemenang karapan sapi kecil ini akan menjadi peserta kerap raja.


Karapan Sapi Besar atau kerap raja ini disebut juga kerap negara. Karapan sapi besar ini biasanya diadakan di ibukota kabupaten pada hari Minggu. Jarak tempuh karapan sapi ini adalah 120 meter.


Karapan Sapi Undangan atau kerap onjangan adalah pacuan khusus yang diikuti oleh peserta yang diundang baik dari dalam kabupaten maupun luar kabupaten. Karapan undangan ini diadakan menurut waktu keperluan atau dalam acara peringatan hari-hari tertentu.


Karapan Sapi Latihan atau kerap jar-ajaran mempunyai jadwal yang tidak tentu pelaksanaannya tergantung keinginan pemilik atau pelatih sapi-kerap. Peserta karapan latihan adalah sapi lokal yang kuat, diberi makanan yang cukup, dilatih lari, dipertandingkan dan diiringi dengan musik saronen.


Karapan Sapi Karesidenan atau kerap karesidenan ini adalah kerapan besar yang diikuti oleh juara-juara kerap dari empat kabupaten di Madura. Kerap karesidenan diadakan di kota Pamekasan pada hari Minggu dan merupakan acara puncak untuk mengakhiri musim karapan sapi.








sapi kerapan


Karapan Sapi, Daya Tarik Madura

Tidak bisa dipungkiri lagi, memang daya tarik dari Madura ini adalah salah satunya Karapan Sapi ini. Kenapa tidak, karena karapan sapi yang diadakan secara besar-besaran bisa mendapatkan pengunjung atau penonton hingga mencapai 1000-2000 orang.


Pengunjung biasanya tidak hanya melihat Sapi Kerapan ini, tetapi beberapa orang yang ingin membeli Sapi Kerapan tersebut. Karena jika Sapi yang dilombakan menang, Harga Sapi Kerapan tersebut akan melambung naik.

Karapan Sapi Sering Dikatakan Penyiksaan

Berdasarkan tradisi masyarakat pemilik Karapan Sapi ini, hewan Sapi Kerapan ini sering dilukai di bagian pantatnya yakni diparut dengan paku hingga kulitnya berdarah agar dapat berlari cepat. Bahkan luka itu diberikan sambal extra pedas ataupun balsem yang dioles-oleskan di bagian tubuh tertentu antara lain di sekitar mata Sapi Kerapan.


Sebenarnya, dahulu alat yang digunakan joki untuk memacu Sapi Kerapan hanyalah pecut biasa. Namun, saat ini alat itu mulai ditinggalkan dan sekarang beralih ke tongkat yang penuh paku.Bahkan ada juga beberapa pemilik Sapi Kerapan ini memberi balsem disekujur tubuh Sapi agar Sapi dapat mengamuk dan berlari kencang.


Sebenarnya, Perlakuan Karapan Sapi ini bukanlah budaya. Karena Budaya Karapan Sapi yang sebetulnya bukan seperti itu. Itu adalah penyimpangan dari Budaya Karapan Sapi itu sendiri. Pemerintah sebenarnya sudah beberapa kali menghimbau kepada para pemilik Sapi Kerapan, tetapi himbauan itu tidak dihiraukan oleh pemilik Sapi Kerapan.


Keuntungan Karapan Sapi Go To International

Karapan Sapi telah menjadi ikon dan simbol dari Madura. Menurut dari beberapa sumber sih, Karapan Sapi ini adalah pemasok terbanyak dari APBD. Karena dari sektor inilah para Wisatawan Mancanegara (Luar Negeri) dan Wisatawan Domestik (Dalam Negeri) berkunjung ke pulau Madura untuk menyaksikan kelincahan, keperkasaan, dan kecepatan dari laju sapi karapan itu.

Karapan Sapi memang perlu untuk dijadikan mendunia. Karena dengan Karapan Sapi ini Madura dapat lebih maju dan lebih bersemangat lagi untuk melatih Sapi Kerapan. Sekarang pertanyaannya kenapa Karapan Sapi harus Go To International?

Salah satu alasannya adalah agar kebudayaan Karapan Sapi ini mudah-mudahan Madura bisa lebih dikenal dan lebih familiar bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Selain itu, agar Kegiatan Karapan Sapi ini dapat menambah APBD daerah Madura.

Karapan Sapi Go To International



Karapan Sapi memang sudah sejak lama ada. Banyak orang yang datang hanya untuk melihat karapan Sapi ini. Tidak hanya pengunjung lokal yang ingin melihat, namun dari luar madurapun banyak yang datang. Tidak sampai disitu saja, Karapan Sapi ini juga banyak dilihat oleh orang manca negara.


budaya karapan sapi




Tetapi, sayangnya banyak orang Indonesia yang tidak tahu Karapan Sapi ini. Malahan orang luar negeri dulu yang lebih tahu. Tapi tidak apalah, karena masih banyak juga orang Indonesia yang masih mendukung lestarinya Kegiatan Karapan Sapi ini.


Jika saja pemerintah memberdayakan Budaya Karapan Sapi ini, bukan tidak mungkin, kegiatan ini akan Go To International. Agar semua orang tahu, akan adanya Karapan Sapi ini di Indonesia. Pasti Budaya ini dapat berkembang dan dapat Go to International, yaitu Karapan Sapi Madura.

Artikel ini juga di ikut sertakan dalam lomba SEO di plat-M yang bertemakan "Karapan Sapi" yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, dan juga masih berjalan. Jadi yang ikutan monggo. Ayo ajak semua ikut lomba Karapan Sapi ini. Acara ini juga disponsori oleh IdBlogNetwork dan XL. Alasan ikut lomba ini karena saya member dari IBN dan saya XlaluCintaIndonesia. Ayo Karapan Sapi Go To International.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Karapan Sapi Go To Internasional