Gudang Ilmu Dan Tips Trik | Daftar Harga HP Terbaru 2014

Gudang Ilmu Dan Tips Trik | Daftar Harga | Harga Smartphone | Spesifikasi Handphone | Berita Terbaru

26 July 2012

Kandungan Surah Al-Baqarah ayat 89

Kandungan Surat Al-Baqarah ayat 89 - Dibawah ini adalah beberapa penjelasan mengenai tafsiran surat/surah al baqarah ayat 89. Semoga ini dapat bermanfaat bagi yang sedang mencarinya. Aamiin,..

bismillahirrahmanirrahim
surah al baqarah ayat 89


walammaa jaa-ahum kitaabun min ‘indi allaahi mushaddiqun limaa ma’ahum wakaanuu min qablu yastaftihuuna ‘alaa alladziina kafaruu falammaa jaa-ahum maa ‘arafuu kafaruu bihi fala’natu allaahi ‘alaa alkaafiriina

Artinya :

Dan setelah datang kepada mereka Al Qur’an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka (70) , padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka la’nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.

Kandungan Surat AL BAQARAH 89

وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ فَلَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الْكَافِرِينَ (89
Allah swt. menerangkan, bahwa setelah Alquran datang dari sisi Allah orang-orang Yahudi dan Nasrani mengingkarinya, padahal Alquran itu memberi petunjuk serta membenarkan Kitab Taurat yang ada pada mereka, yang sebelumnya sangat mereka harapkan kedatangannya untuk membenarkan yang terdapat dalam Kitab mereka, Akan tetapi setelah kebenaran yang mereka ketahui itu datang, mereka tidal: mau beriman. Sebabnya ialah karunia mereka merasa akan kehilangan pengaruh, kekuasaan dan harta benda. Maka patutlah apabila Allah menyatakan laknat, sebagai imbalan kekafiran yang bersarang dalam dada mereka

Alquran disebut Kitab yang membenarkan kitab mereka karunia Alquran itu kandungannya sesuai dengan isi Kitab mereka dalam bidang tauhid dan prinsip-prinsip serta tujuan agama. Mereka itu dengan datangnya kitab yang ditunggu-tunggu itu sebenarnya mengharapkan kemenangan atas orang-orang perkataan mereka bahwa kitab yang ditunggu-tunggu itu akan mendukung musyrikin Arab dan orang-orang kafir Mekah. Hal ini dapat diketahui dari tauhid yang dibawa oleh Musa a.s. untuk menundukkan agama wasaniyah yang dipeluk oleh orang-orang Arab.

Diriwayatkan dari lbnu Jarir dari Qatadah Al Ansari dari orang tua-tua dari kalangan Ansar, mereka berkata “Kisah yang tersebut dalam ayat ini ada lah kami dan orang-orang Yahudi Madinah, kami dahulu pernah -mengalahkan mereka di masa Jahiliah sedang waktu itu kami masih musyrik dan mereka ahli kitab. Mereka mengatakan bahwa seorang nabi yang akan diutus telah dekat masanya, kami akan mengikutinya. Bersama-sama nabi itu kami akan membinasakan kamu seperti Allah membinasakan kaum Ad dan Iram. Akan tetapi setelah Rasulullah saw diutus, kami mengikutinya, sedang orang-orang Yahudi itu mengingkarinya.

Dari kisah ini dapat dipahami, bahwa mereka sebenarnya dengki kepada orang orang Islam. Kedengkian itu timbul setelah Allah mengutus Nabi Muhammad saw. dari kalangan orang-orang Arab, tidak dari kalangan mereka. Itulah sebabnya mereka terjerumus di lembah keingikaran dan kekafiran. Maka Allah memberikan ketetapan-Nya, bahwa mereka akan terusir dan jauh dari rahmat-Nya karunia keingkaran mereka pada kebenaran, setelah kebenaran yang diharap-harapkan itu nampak di hadapan mereka.

ASBABUN NUZUL / SEBAB TURUN AYAT
Diketengahkan oleh Hakim dalam Mustadrak dan Baihaqi dalam Dalalail dengan sanad yang lemah dari Ibnu Abbas, katanya, Orang-orang Yahudi Khaibar memerangi suku Gathafan, tetapi setiap bertempur, Yahudi menderita kekalahan. Maka mereka pun berlindung dengan memanjatkan permohonan ini, “Ya Allah! Kami mohon kepada-Mu, demi kebenaran Muhammad, nabi yang ummi yang Engkau janjikan kepada kami, agar Engkau membangkitkannya bagi kami tolonglah kami agar menang atas mereka.” Setiap kali bertempur mereka berdoa seperti ini sehingga akhirnya berhasil mengalahkan orang-orang Gathafan. Maka tatkala Nabi saw. dibangkitkan Allah, mereka kafir dan Allah pun menurunkan ayat, “Padahal sebelumnya mereka biasa memohon kemenangan terhadap orang-orang kafir dengan kedatanganmu hai Muhammad!” (Q.S. Al-Baqarah 89)

Diketengahkan oleh Ibnu Abu Hatim, dari jalur Said atau Ikrimah dari Ibnu Abbas, bahwa orang-orang Yahudi Madinah biasa memohon kemenangan terhadap orang-orang Aus dan Khazraj atas nama kedatangan Rasulullah saw. sebelum kebangkitannya. Maka setelah Allah membangkitkannya dari golongan Arab, mereka kafir kepadanya dan membantah apa yang pernah mereka katakan mengenainya. Maka kata Muaz bin Jabal, Bisyr bin Barra dan Daud bin Salamah kepada mereka, “Hai golongan Yahudi! Takutlah kamu kepada Allah dan masuk lslamlah! Bukankah selama ini kamu meminta kedatangan Muhammad untuk membantu kamu terhadap kami, yakni sewaktu kami berada dalam kesyirikan, kamu katakan bahwa ia akan dibangkitkan bahkan kamu lukiskan sifat-sifatnya!” Jawab Salam bin Misykum, “Ia tidak membawa ciri-ciri yang kami kenal dan dia bukanlah seperti yang kami sebutkan kepadamu dulu.” Maka Allah pun menurunkan, “Dan tatkala datang kepada mereka Kitab dari sisi Allah sampai dengan akhir ayat.” (Q.S. Al-Baqarah 89)

Diatas itulah penjelasan yang menjelaskan kandungan surah al-bawarah ayat 89. Anda dapat copy artikel ini sebagai kebaikan. Anda juga dapat share artikel ini. Semoga bermanfaat bagi yang sedang mencarinya. Oke, cukup segini saja artikel saya tentang Kandungan Surat Al Baqarah ayat 89.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kandungan Surah Al-Baqarah ayat 89